SIAPA BILANG NONTON TV TIDAK TAMBAH PINTAR???

      “Jangan banyak nonton tv nanti gak pinter loh??”. Itu adalah larangan orang tua pada anaknya yang masih menduduki bangku sekolah, katanya gak akan dapat juara kelas. Tapi itu perlahan mulai sirna semenjak maraknya acara tv yang banyak memuat acara tentang pendidikan.
       Televisi adalah sebuah media telekomunikasi yang terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata televisi merupakan gabungan dari kata “tele (jauh) dari bahasa Yunani dan “visio (penglihatan) dari bahasa Latin, sehingga televisi dapat diartikan sebagai alat komunikasi jarak jauh yang menggunakan media visual atau penglihatan (wikipedia.com).
        Sekarang banyak stasiun televisi yang tidak hanya menayangkan berbagai macam sinetron dengan berbagai genre yang berbeda, melainkan juga menayangkan acara yang bertemakan pendidikan seperti Ranking 1 di Trans Tv, On The Spot di Trans 7, Who Wants to be a Millionarie di RCTI dan lain-lain.
         Para orang tua sekarang banyak yang memperbolehkan anak mereka untuk menonton tv dengan kemauan mereka. Itu dapat membantu perkembangan kognitif dan menambah kosakata yang dimiliki anak-anak. Kita ambil contoh acara Jalan Sesama (Sesame Street) di Trans 7 menurut wikipedia ternyata anak-anak dan para remaja yang menonton acara tersebut meraih nilai pembelajaran yang lebih tinggi, lebih banyak membaca buku, dan lebih termotivasi untuk meraih prestasi dibandingkan dengan yang tidak menoton acara tersebut.
         Dengan menonton tv juga para anak-anak dan remaja dapat belajar mana yang baik dan mana yang buruk, seperti dengan menonton acara tentang sosial maka kita bisa lebih menghargai orang lain, menghargai orang tua dan lain sebagainya.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.